Categories
Rumah

Yang Simpel Tapi Fungsional

Stylish tapi minim fungsi? Lupakan saja. Karena ke depannya, desain simpel tapi sarat fungsi yang bakal disukai. Permainan bentuk-bentuk unik yang minim fungsi sepertinya akan mulai ditinggalkan di tahun 2019. Pasalnya, desainer interior dan arsitek akan dihadapkan pada permasalahan ruang terbatas. Hal ini membuat aspek bentuk dan fungsi memegang peranan penting. Sehingga, dibanding harus memikirkan desain, memecahkan fungsi menjadi faktor utama yang harus dipertimbangkan.

Baca juga : Jual genset Bali

Iqra Firdausy, desainer interior dan produk dari Soseki Design & Build, menuturkan aspek fungsi menjadi sesuatu yang mendasar dalam mendesain sebuah produk interior. Sebelum mendesain seorang desainer harus dapat memetakan fungsi dari objek yang ingin dibentuk, baru setelahnya memikirkan konsep desainnya. Aspek fungsi dalam hal ini bukan sekadar fungsi, tetapi juga fungsi yang menunjukkan personalisasi sang pemilik.

Saat ini, sudah banyak pemilik rumah yang berani mengekspresikan diri lewat penerapan furnitur yang dimilikinya. Misalnya, dengan menerapkan konsep hidden cabinet pada desain furniturnya. Saat siang hari ruangan akan tampak lapang tanpa adanya furnitur, tetapi saat malam tiba, muncul lah ruang-ruang baru yang tersembunyi di balik kabinet.

Konsep desain ini membuat pemilik lebih fleksibel dalam beraktivitas. Ia juga memprediksi bentuk furnitur ke depannya lebih simpel dengan ada sedikit permainan curve (lengkungan) pada bagian edging (tepian) furnitur. “Ada sedikit permainan curve di bagian tepi furnitur, tetapi tidak banyak. Hanya untuk menghindari kesan kaku saja,” ujar Daus. Rina Renville, desainer interior dan produk De’Stijl Design Consultant, sependapat dengan pernyataan Iqra.

Ia mengungkapkan aspek fungsi menjadi kunci utama dalam mendesain sebuah produk interior. Tahun 2021, menurutnya akan banyak dihiasi bentuk-bentuk yang memadupadankan beberapa gaya, misalnya perkawinan sentuhan klasik dengan modern. “Saat ini saya banyak temui bentuk-bentuk dari perkawinan klasik dan modern. Misalnya, kaki kursi masih mengusung sentuhan klasik, kemudian bagian dudukan sudah menerapkan konsep modern,” ujar Rina. Kehadiran bentuk-bentuk baru yang fungsional dengan perpaduan beberapa sentuhan gaya akan meramaikan tren interior di tahun 2021 mendatang.

Ini Penerapannya

Tantangan desain ke depannya adalah permasalahan lahan terbatas. Oleh karenanya, funitur multifungsi dan konsep furnitur compact akan menjadi kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Perkawinan sentuhan vintage dengan modern melahirkan sebuah konsep desain baru yang memikat mata. Anda bisa menggunakan bahan kursi lama lalu memodifi kasikannya ke dalam bentuk baru yang lebih modern. Tentukan fungsinya terlebih dahulu, lalu pilih material dan warna yang sesuai. Padukan warna kontras dengan warna lembut/netral untuk membuanya tak monoton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *