Ketika Sulit Tidur Menjadi Gangguan

sat-jakarta.com – Tidur kurang dari 8 jam sehari setiap hari bisa menurunkan stamina, bahkan mengganggu emosi. Jadi, harus dicari jalan keluarnya. Masuk trimester 2, umumnya Mama mengalami sulit ti- dur akibat proses kehamilan itu sendiri. Antara lain: perubahan komposisi hormon, perubahan O sik, juga kondisi psikis akibat rasa kantuk yang tak terbayar oleh tidur yang cukup. Setelah mamil dapat beradaptasi dengan perubahanperubahan yang terjadi, di pertengahan trimester 2 biasanya kualitas tidur kembali baik.

baca juga : kursus IELTS terbaik di jakarta

Kalaupun sulit tidur masih dialami, kemungkinan pemicunya adalah masalah psikologis yang mengganjal. Akan tetapi, memasuki akhir trimester 2, gangguan tidur bisa muncul kembali. Hal ini biasa nya terjadi lantaran ukuran janin semakin besar sehingga membatasi posisi tidur. Tengkurap mustahil diiakukan, sementara telentang bikin napas sesak, sehingga hanya tidur miring yang bisa dilakukan. Hanya saja jika miring terusmenerus tentu akan membuat pegal dan membosankan.

0uncul juga sesak napas saat berbaring karena beban perut menekan lambung dan juga pembuluh darah di tulang belakang. Belum lagi, tekanan pada kandung kemih membuat mamil harus sering bolak balik pipis di waktu tidur. Di akhir trimester 2 pun, sebagian mamil mengeluhkan punggung pegal. Beban di perut membuat otot di punggung harus mengimbanginya sehingga sering terasa pegal, termasuk sekitar pinggang.

Keluhan ini tentu saja membuat tidur jadi tak nyaman, bahkan susah atau acapkali terbangun. Gangguan psikis pun bisa menjadi biang keladi sulit tidur di trimester 2 akhir. Biasanya sih karena perubahan fisik yang tak diharapkan‑ dulu langsing kini membengkak. Kondisi psikis yang labil ini, jika tidak segera dibenahi, besar kemungkinan akan berpengaruh pada kenyenyakan tidur.

Bagaimana Mengatasinya?

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

Atur posisi tidur

Pilih posisi tidur yang paling nyaman. Posisi miring ke kanan atau ke kiri bisa menjadi pilihan. Tapi posisi miring ke kiri dianggap lebih baik karena pembuluh darah besar yang terdapat pada bagian kanan tubuh tidak tertekan oleh rahim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *